Tips Cara Perawatan Bibit Durian Dalam Polybag Untuk Para Pebisnis

Durian adalah salah satu buah musiman yang tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Oleh karena itu, pada artikel ini, kami akan membahas syarat tumbuh, cara perawatan bibit durian saat masih di dalam polybag hingga panen.

Syarat Tumbuh Tanaman Durian

  • Tanaman durian hanya dapat tumbuh dan berkembang biak di daerah dengan iklim tropis dengan intensitas cahaya matahari sebesar 40-50%.
  • Selain itu, daerah yang cocok untuk tumbuh tanaman durian adalah daerah dengan curah hujan rata-rata 1500-3500 mm/tahun dan memiliki suhu antara 23-30ºC.
  • Lalu, jenis tanah yang cocok untuk budidaya tanaman durian adalah jenis tanah andasol, latosol, dan podosilk merah kuning dengan PH 6 sampai 7. Di Indonesia sendiri, daerah yang cocok untuk ditanami tumbuhan durian yaitu Banten, Magelang, Lampung, Banyuwangi, Trenggalek, Banyumas, Banjarnegara, dan lain-lain.

Tips Perawatan Bibit Durian Dalam Polybag

  1. Saat tanaman durian masih memiliki tinggi kurang dari 50cm, pangkaslah beberapa cabang yang tumbuh tidak sesuai proporsional pada batangnya.
  2. Berikanlah alat bantu berupa tiang penyangga dari bambu atau kayu lainnya agar batang utama tanaman durian dapat tumbuh secara tegak dan lurus ke atas. Anda dapat mengikat batang durian dengan alat penyangga yang sudah dipasang tersebut menggunakan tali rafiah. Patikah bahwa ikatannya kencang tetapi masih terdapat rongga untuk bernapas.

Hal ini membantu tanaman untuk lebih cepat tumbuh, dibandingkan jika tidak diberi penyangga, tanaman akan tumbuh atau mleyot ke samping dan menghambat pertumbuhannya.

Ketika tanaman semakin bertambah tinggi, Anda dapat mengganti tiang penyangga dengan yang baru yang sesuai dengan tinggi pohon saat itu. Waktu yang tepat dalam penanaman bibit durian adalah ketika musim kemarau agar tanaman tidak mendapat pasokan air yang berlebih dan terhindar dari hama.

  1. Simpan tanaman durian di tempat teduh yang tidak secara langsung terpapar sinar matahari. Tetapi, tetap pastikan bahwa tanaman sesekali menerima asupan matahari yang cukup agar pertumbuhannya bagus dan tidak terhambat sampai tanaman siap untuk ditanam di lahan.
  2. Lakukan penyiangan secara rutin. Hal ini untuk mencegah adanya gulma atau hama lainnya yang dapat merusak dan menghambat tumbuh kembang tanaman. Untuk mencegah gulma, Anda dapat memasang mulsa organic lebih baik, tetapi, jika tidak ada, dapat juga menggunakan mulsa plastik.
  3. Selama perawatan, baik pemupukan bibit durian di polybag maupun saat sudah tertanam di lahan, selalu berikan pupuk jenis NPK, dolomit, POC, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan lainnya, asal jangan gunakan pestisida. Pemupukan dapat dilakukan secara rutin setiap 2-6 bulan sekali, tergantung dari jenis pupuk yang Anda gunakan.
  4. Lakukan penyiraman untuk memenuhi pasokan air yang dibutuhkan, secukupnya saja, asalkan tidak sampai tergenang. Tips perawatan bibit durian saat masih di polybag yaitu disiram satu kali sehari. Namun, saat tanaman sudah tumbuh besar dan dipindahkan di lahan terbuka, lakukan penyiraman rutin saat musim kemarau. Sedangkan, saat musim hujan, hanya seperlunya saja jika tanaman terlihat kekeringan.
  5. Potong daun-daun yang kering, karena hal ini juga dapat menghambat pertumbuhan tanaman durian. Hanya hal kecil, tapi jika dibiarkan terus menerus juga akan berdampak buruk hingga menyebabkan tanaman mati saat masih di polybag.
  6. Berikan obat tambahan lain yang dapat memperkuat tanaman dan mempercepat pertumbuhan daun, bunga, buah, dan lainnya.
  7. Perhatikan jika angin kencang, terutama jika tanaman masih kecil atau baru dipindahkan dari polybag ke tanah, karena bisa saja tanaman ambruk atau hancur.

Sekian sedikit pemaparan terkait beberapa tips perawatan bibit durian dalam polybag agar cepat tumbuh tinggi dan besar dan selanjutnya siap untuk diperjual belikan maupun ditanam di lahan Anda sendiri. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *