Perawatan Bibit Durian Agar Subur Dengan Mudah

Perawatan bibit durian bisa dikatakan cukup memerlukan pengetahuan. Sehingga, tak heran jika banyak yang ingin mencari tahu bagaimana cara merawat bibit durian agar bisa subur. Durian merupakan salah satu buah yang populer di kalangan masyarakat Indonesia karena rasanya yang disukai. Maka, tak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk menanamnya.

Mengapa Harus Memiliki Bibit Durian?

Sebagai orang Indonesia tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan buah durian. Bahkan, buah durian juga disebut sebagai rajanya buah. Hal ini tentunya tidak lepas dari pengaruh banyaknya masyarakat Indonesia yang menyukai makan buah durian. Banyak yang menyukai buah durian karena mempunyai rasa yang manis, legit, lezat, harum, dan juga teksturnya yang lembut.

Harga buah durian sendiri bervariasi, ada yang harganya terjangkau hingga harganya yang tinggi. Ada beberapa jenis durian premium yang mempunyai harga tinggi. Hal ini disebabkan karena kualitas buahnya yang lebih baik, baik itu dari rasa, aroma, tekstur, dan lain sebagainya. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab banyak orang yang ingin melakukan budidaya durian.

Budidaya durian bisa dilakukan salah satunya dengan perawatan bibit durian. Anda bisa melakukan penanaman pohon durian yang diawali sejak masih berbentuk bibit. Dalam beberapa waktu ke depan, Anda sudah bisa mendapatkan durian lezat hasil dari panen pohon Anda sendiri. Tentunya rasanya akan menjadi lebih lezat karena merupakah hasil jerih payah sendiri.

Tips Perawatan Bibit Durian Agar Subur

1. Memberikan Naungan

Naungan diberikan kepada bibit durian agar bisa terhindar dari sinar matahari. Sinar matahari yang berlebihan tidak terlalu baik untuk pohon durian. Terutama jika bibit pohon durian tersebut Anda tanam di rumah. Jika bibit pohon durian Anda memiliki tinggi 1 meter, maka buatlah naungan yang lebih tinggi dari bibit tersebut.

Anda juga bisa menggunakan paranet dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan bibit pohon durian. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di pedagang tanaman. Lalu, berikan batok pada bagian sisi untuk menjadi tiang pancang dengan menggunakan kayu. Naungan ini tidak berfungsi untuk sepenuhnya menghalangi sinar matahari karena bibit pohon durian tetap membutuhkannya untuk tumbuh.

2. Memangkas Bagian Ranting

Tips lainnya untuk perawatan bibit pohon durian adalah memangkas bagian rantingnya. Ranting yang dipangkas adalah ranting pada cabang primer. Biasanya, ukuran ranting yang dipangkas adalah 1 meter. Kemudian, pangkas juga bagian cabang yang rapat dan juga sejajar. Sisakan batang yang ukuran paling besar dengan jarak hingga 40 cm.

Anda juga bisa melakukan pemangkasan cabang ranting yang terlalu kecil. Selain itu, bisa juga melakukan pemangkasan pada cabang yang mengarah ke atas hingga ke bagian tunas air. Namun, jangan sampai Anda memangkasnya secara berlebihan.

3. Melakukan Penyiangan

Merawat bibit durian selanjutnya bisa dilakukan dengan penyiangan. Bibit masih memerlukan banyak nutrisi untuk bisa tumbuh subur. Sayangnya, sering kali pertumbuhannya terhambat akibat dari adanya gulma. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan penyiangan terhadap gulma yang terdapat di sekitar bibit pohon durian.

4. Memberikan Pupuk

Nutrisi tambahan bisa diberikan untuk bibit pohon durian bisa menggunakan pupuk. Pupuk yang bisa diberikan adalah kompos, POC, NPK, dan pupuk dolomit. Penggunaan pupuk tersebut mempunyai dosisnya tersendiri, jangan sampai berlebihan atau kekurangan untuk bisa membuatnya menjadi lebih subur.

5. Menyiram Bibit

Bibit pohon durian juga membutuhkan air untuk bisa tumbuh, sehingga Anda harus melakukan penyiraman. Penyiraman ini bisa dilakukan 1 kali selama musim kemarau. Jika musim hujan sebaiknya siram 1 kali saja apabila pohon kering. Dengan perawatan bibit durian ini dijamin bibit Anda akan menjadi lebih subur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *