Cara Tanam Dan Perawatan Pohon Durian Agar Mampu Berbuah Dengan Lebat

Jika anda menanam buah ini di rumah, maka sebaiknya harus benar-benar mengetahui perawatan pohon durian yang tepat. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena proses perawatan inilah memegang kunci paling penting terhadap hasil panennya nanti. Jika sampai salah dalam memberikan perawatannya, tentu akan membuat kecewa di akhir.

Durian adalah salah satu jenis buah Asia Tenggara dengan peminat cukup banyak termasuk di Indonesia. Ciri khas dari buah tersebut adalah buahnya mempunyai kulit berduri cukup tajam serta aromanya cukup menyengat. Di Indonesia, Durian inipun hadir ke dalam beberapa varietas sekaligus. Dan masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri.

Proses Menanam Pohon Durian

Sebelum anda memulai proses perawatan buah ini, maka perlu mengetahui bagaimanakah proses untuk menanamnya. Sebab tidak sedikit dari orang awam masih salah dalam memulai proses menanamnya tersebut. Nah, berikut beberapa langkah dimana dapat dilakukan ketika memulai proses penanaman.

  1. Menentukan Lokasi Penanaman Pohon Durian

Hal paling utama yang wajib dilakukan adalah menentukan lokasi penanamannya terlebih dahulu. Lokasi ini sangat penting agar proses pembibitan hingga siap panen bisa dilakukan dengan optimal. Pohon inipun tak bisa ditanam secara sembarangan dan hanya dapat tumbuh di ketinggian 500 mdpl dan tidak boleh melebihi 800 mdpl. Intensitas cahaya sebaiknya juga tidak berlebihan.

  1. Pilih Bibit Berkualitas Dan Unggulan

Setelah menentukan lokasi dari pembibitan, sebaiknya tentukan pemilihan bibit yang tepat. Kualitas bibit juga akan berpengaruh terhadap hasilnya nanti. Pilih bibit dengan kondisi sehat sehingga tidak akan pernah menyulitkan proses pertumbuhan nantinya. Pilihlah bibit dengan jumlah cabang banyak.

  1. Proses Penanaman Durian

Berikutnya adalah proses penanaman bibitnya agar bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah maksimal. Terlebih dahulu siapkan lahannya dan pastikan cabut ataupun potong gulma yang terdapat di area dimana akan ditanami durian tersebut.

Gemburkan tanah terlebih dahulu dan berikan pupuk kendang buat menambah unsur hara didalamnya. Tanam bibit ke dalam tanah yang sudah dilubangi dan tutup kembali. Siram bibit tersebut secara rutin sehingga dapat terhindar dari layu.

Proses Perawatan Bibit Durian

Proses perawatan bibit durian sebenarnya tidaklah sulit dilakukan, asalkan anda mengikuti aturan yang ada didalamnya tersebut. Nah, berikut beberapa langkah dalam proses perawatan dari bibit tersebut.

  1. Memberikan Pupuk Secara Tepat

Perlu diingat bahwa pemupukan sangat penting agar bibit mendapatkan nutrisi yang optimal bukan? Pastikan apabila proses pemupukan dilakukan secara rutin sehingga bibit dapat memperoleh nutrisi dengan baik. Beberapa jenis pupuk yang bisa diberikan seperti NPK, pupuk kompos ataupun KN03. Proses pemupukan dapat dilakukan dengan cara menaburkannya di sekitar pohon.

  1. Mencabut Rumput Liar Yang Ada Disekitarnya

Perlu diingat bahwa akar dari bibit durian mempunyai peran cukup penting terhadap tumbuh kembang dari pohonnya nanti. Karena itulah, sebaiknya anda harus mencabut rumput liar atau gulma dimana tumbuh di sekitar pohonya.

  1. Gunakan Insektisida Sebagai Penguat Bunga

Insektisida mempunyai peran cukup penting karena dapat digunakan sebagai penguat pada akar pohon agar nantinya pohon tidak gugur sebelum munculnya bakal buah. Atau ini juga bisa membuat buahnya jauh lebih besar. Hindari menggunakan pestisida di sekitar pohon ataupun buat membunuh gulma karena sangat berbahaya.

Siapa tidak suka dengan durian? Hampir semua orang dari berbagai usia pastinya suka dengan buah yang mempunyai rasa manis tersebut. Nah, apabila anda hendak melakukan penanaman bibit, pastikan memahami dahulu perawatan bibit durian dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *